LANGKAH DASAR DAN CONTOH SIMULASI ANTRIAN oleh Afiq Mustofa

Langkah-Langkah Dasar Simulasi  

1. Menetapkan karakteristik masukan. 

  • Biasanya dimodelkan sebagai distribusi probabilitas

2. Menkonstruksi tabel simulasi. 

  • Spesifikasi masalah
  • Biasanya terdiri dari sekumpulan masukan dan lebih dari satu respon – Pengulangan

3. Membangkitkan nilai secara berulanag untuk setiap masukan dan mengevaluasi fungsi.

Tabel Langkah dasar simulasi

Contoh Simulasi Sistem Antrian

Sistem antrian terdiri dari:

  1. Pemanggilan populasi (Calling population): Biasa tidak terbatas: jika sebuah unit keluar, tidak ada perubahan pada laju ketibaan/kedatangan. 
  2. Kedatangan/ketibaan: terjadi secara acak.  
  3. Mekanisme pelayanan: Sebuah unit akan dilayani dalam panjang waktu yang acak berdasarkan suatu distribusi probabilitas.
  4. Kapasitas sistem: tidak ada batasan  
  5. Displin antrian – Urutan layanan, misal, FIFO.

Aliran Sistem Antrian

  1. Kedatangan dan pelayanan didefinisikan melalui distribusi probabilitas waktu antara kedatangan dan distribusi waktu pelayanan. 
  2. Laju pelayanan vs. laju kedatangan: tidak stabil atau ekplosif  
  3. Keadaan: jumlah unit dalam sistem dan status dari pelayan  
  4. Peristiwa: Stimulan yang menyebabkan keadaan sistem berubah.  
  5. Clock simulasi: Trace waktu simulasi.
Gambaran Umum Sistem Antrian


Diagram Aliran Layanan yang telah selesai

 

 

Diagram Aliran Unit Masuk Sistem


Tabel Sistem Antrian

Aksi aksi potensial saat kedatangan

Keluaran (outcomes) Pelayan setelah layanan selesai

 

 

 pertanyaan

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan simulasi?
  2. Apa yang dimaksud dengan sistem?
  3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pemodelan?
  4. apa yang di maksud Langkah Riel Dalam Simulasi?
  5. apa itu Deskripsi Model?
  6. jelaskan apa itu Validasi Model ?
  7. Jelaskan perbedaan MODEL SIMULASI KONTINYU dan DISKRIT?
  8. bagaimana LINGKUNGAN SISTEM di terapkan?
  9. apa saja KOMPONEN SISTEM?
  10. apa perbedaan MODEL SIMULASI DETERMINISTIK dan STOKASTIK?
  11. Apa saja yang di maksud dari Jebakan/ Simulasi? 
  12. Sebutkan Langkah-Langkah Studi Simulasi! 
  13. Apa yang di maksud dari Penetapan tujuan dan rencana proyek? 
  14. Apa yang di maksud dari Pengumpulan data? 
  15. Apa saja Tipe-Tipe model? 
  16. Sebutkan apa saja Fitur-Fitur software simulasi yang dibutuhkan! 
  17. Apa yang di maksud Mekanisme pelayanan pada simulasi sistem antrian? 
  18. Pada Langkah-Langkah Dasar Simulasi, apa isi dari Menkonstruksi tabel simulasi?
  19. Sebutkan dan Jelaskan apa saja Aliran Sistem Antrian? 
  20. gambarkan tabel Keluaran (outcomes) Pelayan setelah layanan selesai!
(JAWABAN)
  1. Simulasi adalah peniruan operasi, menurut waktu, sebuah proses atau sistem dunia nyata. Simulasi dapat dilakukan secara manual maupun dengan bantuan komputer.
  2. Secara sederhana Sistem dapat diartikan sebagai sekumpulan obyek yang dihubungkan satu sama lain melalui beberapa interaksi reguler atau secara bebas untuk mencapai suatu tujuan.
  3. Pemodelan adalah proses membangun atau membentuk suatu model dari suatu sistem nyata dalam bahasa formal tertentu.
  4. Mengembangkan sebuah model simulasi dan mengevaluasi model, biasanya dengan menggunakan komputer, untuk mengestimasi karakteristik yang diharapkan dari model tersebut.
  5. Untuk sebuah model yang akan digunakan, seluruh sifat-sifat relevantnya harus ditetapkan dalam suatu cara yang praktis, dinyatakan dalam suatu set deksripsi terbatas yang masuk akal (reasonably).
  6. Sebuah model harus divalidasi. Setelah divalidasi, sebuah model dapat digunakan untuk menyelidiki dan memprediksi perilaku-perilaku (sifat) sistem, atau menjawab ”whatif questions” untuk mempertajam pemahaman, pelatihan, prediksi, dan evaluasi alternatif.
  7. - Model kontinyu: status berubah secara kontinu terhadap waktu, misal gerakan pesawat terbang.                                                                                                      - Model diskrit: status berubah secara instan pada titik-titik waktu yang terpisah, misal jumlah customer di bank.
  8. Sistem biasanya dipengaruhi oleh perubahan yang terjadi di luar sistem. Perubahan ini terjadi di lingkungan sistem. Dalam pemodelan sistem, perlu ditetapkan batas (boundary) antara sistem dan lingkungannya. Contoh, pada studi memori cache menggunakan, kita harus menetapkan dimana batas sistem. Batas ini dapat antara CPU dan cache, atau dapat memasukan memori utama, disk, OS, kompilator, ataupun program-program aplikasi.
  9. - Entitas merupakan obyek dalam sistem. Contoh, customers pada suatu bank.                                                                                                                                                    - Atribut merupakan suatu sifat dari suatu entitas. Contoh, pengecekan neraca rekening customer.                                                                                                       - Aktivitas merepresentasikan suatu periode waktu dangan lama tertentu (specied length). Periode waktu sangat penting karena biasanya simulasi menyertakan besaran waktu. Contoh deposito uang ke rekening pada waktu dan tanggal tertentu.                                                                                                 - Keadaan sistem didefinisikan sebagai kumpulan varibel-variabel yang diperlukan untuk menggambarkan sistem kapanpun, relatif terhadap obyektif dari studi. Contoh, jumlah teller yang sibuk, jumlah customer yang menunggu dibaris antrian.                                                                                             - Peristiwa didefinisikan sebagai kejadian sesaat yang dapat mengubah keadaan sistem. Contoh, kedatangan customer, pejumlahan jumlah teller, keberangkatan customer.
  10. - Model deterministik: tidak memiliki komponen probabilistik (random).             - Model stokastik: memiliki komponen input random, dan menghasilkan output yang random pula. 
  11. - Gagal mengidentifikasi tujuan secara jelas                                                               - Desain dan analisis eksperimen simulasi tidak memadai                                           - Pendidikan dan pelatihan yang tidak memadai
  12. - Formulasi masalah                                                                                                                     - Penetapan tujuan dan rencana proyek                                                                            - Konseptualisasi model                                                                                                              - Pengumpulan data                                                                                                                        - Penerjemahan Model                                                                                                                  - Verifikasi                                                                                                                                         - Validasi                                                                                                                                             - Desain Eksperimen                                                                                                                        - Produksi runs dan analisis                                                                                                      - Jalankan lagi (More runs) ?                                                                                                    - Dokumentasi dan pelaporan                                                                                                   - Implementasi
  13. pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.
  14. mengumpulkan data yang diperlukan untuk merun simulasi (seperti laju ketibaan, proses ketibaan, displin layanan, laju pelayanan dsb.).
  15. - Fisik: model rumah, model jembatan                                                                                   - matematis (symbolic): E = mc^2
  16. - Membangkitkan bilangan random dari distribusi probabilitas U(0,1).             - Membangkitkan nilai-nilai random dari distribusi probabilitas tertentu, mis. eksponensial.                                                                                                                            - Memajukan waktu simulasi.                                                                                                    - Menentukan event berikutnya dari daftar event dan memberikan kontrol ke blok kode yang benar.                                                                                                          - Menambah atau menghapus record pada list.                                                                - Mengumpulkan dan menganalisa data.                                                                             - Melaporkan hasil.                                                                                                                       - Mendeteksi kondisi error.
  17. Sebuah unit akan dilayani dalam panjang waktu yang acak berdasarkan suatu distribusi probabilitas.
  18. - Spesifikasi masalah                                                                                                                   - Biasanya terdiri dari sekumpulan masukan dan lebih dari satu respon – Pengulangan
  19. - Kedatangan dan pelayanan didefinisikan melalui distribusi probabilitas waktu antara kedatangan dan distribusi waktu pelayanan.                                - Laju pelayanan vs. laju kedatangan: tidak stabil atau ekplosif                     - Keadaan: jumlah unit dalam sistem dan status dari pelayan                               - Peristiwa: Stimulan yang menyebabkan keadaan sistem berubah.                     - Clock simulasi: Trace waktu simulasi.
Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaimana yang tertuang dalam


Komentar